Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung – Dalam rangka memperingati Hari Bulan Bung Karno ke-VII Tahun 2025, Pemerintah Desa Taman menyelenggarakan kegiatan jalan santai yang dipadukan dengan aksi gotong royong memungut sampah plastik di lingkungan desa pada Jumat, 27 Juni 2025. Kegiatan ini mengusung tema “Prana Jagat Kerthi Mahakarya Bung Karno Simbol Keharmonisan Alam Semesta”, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
Bulan Juni memiliki makna yang sangat istimewa dalam sejarah bangsa Indonesia. Bulan ini dikenal sebagai Bulan Bung Karno karena memuat tiga peristiwa penting dalam perjalanan hidup dan pemikiran Bung Karno, yaitu Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, hari kelahiran Bung Karno pada 6 Juni, dan hari wafat Bung Karno pada 21 Juni. Ketiga peristiwa tersebut menjadi dasar ditetapkannya Bulan Bung Karno sebagai momentum untuk mengenang jasa, pemikiran, dan semangat perjuangan beliau dalam membangun bangsa Indonesia.
Melalui peringatan Bulan Bung Karno ke-VII, Pemerintah Desa Taman tidak hanya melaksanakan kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan lingkungan. Jalan santai yang dilaksanakan bersama seluruh peserta sekaligus diisi dengan kegiatan memungut sampah plastik di sepanjang rute yang telah ditentukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan desa dan upaya mengurangi pencemaran akibat sampah plastik.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur pemerintahan desa dan lembaga kemasyarakatan. Hadir dalam kegiatan tersebut Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Taman beserta anggota, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Desa Taman, Kelian Dinas se-Desa Taman, Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi) beserta seluruh staf Pemerintah Desa Taman, Ketua TP PKK Desa Taman, anggota PKK Desa Taman, Bhabinkamtibmas Desa Taman, Babinsa Desa Taman, Linmas Desa Taman, pengurus BUMDes Desa Taman, petugas kebersihan desa, serta petugas TPS3R Desa Taman.
Kebersamaan seluruh elemen tersebut mencerminkan semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Desa Taman. Dengan mengenakan pakaian olahraga dan membawa kantong sampah, para peserta berjalan menyusuri sejumlah ruas jalan desa sambil memungut sampah plastik yang ditemukan di sepanjang perjalanan. Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian dipilah untuk selanjutnya dikelola oleh petugas kebersihan dan TPS3R Desa Taman sesuai dengan sistem pengelolaan sampah yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Taman ingin mengajak seluruh masyarakat untuk semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan. Sampah plastik yang dibuang sembarangan dapat mencemari tanah, saluran air, hingga sungai, serta membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai. Oleh karena itu, kesadaran masyarakat dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan membuang sampah pada tempatnya menjadi langkah penting dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Tema “Prana Jagat Kerthi Mahakarya Bung Karno Simbol Keharmonisan Alam Semesta” mengandung makna bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada kemajuan ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan keseimbangan antara manusia dengan alam. Nilai tersebut sejalan dengan falsafah Tri Hita Karana, yang menjadi pedoman kehidupan masyarakat Bali dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan lingkungan.
Kegiatan gotong royong ini juga menjadi media edukasi kepada masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Keindahan dan kenyamanan desa tidak hanya bergantung pada petugas kebersihan, tetapi memerlukan partisipasi aktif seluruh warga untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.
Selain membawa manfaat bagi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarunsur pemerintahan desa, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat. Suasana penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, di mana seluruh peserta saling bekerja sama, berbincang, dan menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyelesaikan aksi bersih-bersih lingkungan.
Momentum seperti ini menjadi sangat penting karena mampu memperkuat koordinasi dan komunikasi antar lembaga desa. Hubungan yang harmonis antara pemerintah desa, BPD, LPM, PKK, BUMDes, Linmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat merupakan modal utama dalam mendukung keberhasilan pembangunan desa.
Pemerintah Desa Taman berharap kegiatan memperingati Bulan Bung Karno ini tidak hanya menjadi agenda tahunan yang bersifat seremonial, tetapi juga berkembang menjadi budaya masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan setiap hari. Semangat gotong royong yang diwariskan oleh para pendahulu diharapkan terus hidup dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Taman.
Ke depan, Pemerintah Desa Taman juga berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pelestarian lingkungan, seperti edukasi pengurangan sampah plastik, penguatan pengelolaan sampah berbasis sumber melalui TPS3R, peningkatan kegiatan bank sampah, penghijauan kawasan desa, serta pelaksanaan gotong royong secara berkala di seluruh wilayah desa.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Taman mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai perjuangan Bung Karno sebagai inspirasi dalam kehidupan sehari-hari. Semangat persatuan, gotong royong, cinta tanah air, dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan warisan luhur yang harus terus dijaga dan diterapkan dalam membangun desa.
Peringatan Hari Bulan Bung Karno ke-VII Tahun 2025 menjadi bukti bahwa penghormatan terhadap jasa para pendiri bangsa dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Dengan menjaga kebersihan desa, mengurangi sampah plastik, serta memperkuat semangat kebersamaan, masyarakat Desa Taman turut berkontribusi dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Semoga kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun, semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan, mempererat rasa persaudaraan antarwarga, serta memperkokoh semangat gotong royong sebagai salah satu identitas masyarakat Desa Taman dalam membangun desa yang maju, bersih, sehat, dan harmonis.



