Desa Taman, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung – Pemerintah Desa Taman menyambut dengan hangat kedatangan para siswa Cendekia Harapan yang akan mengikuti program CH Secondary Live In. Kegiatan penerimaan dilaksanakan di Balai Banjar Mambul, Desa Taman, dengan dihadiri oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Taman, Bhabinkamtibmas Desa Taman, Babinsa Desa Taman, Kelian Dinas Banjar Mambul, Kelian Dinas Banjar Sukajati, Kelian Dinas Banjar Gunung, perwakilan Yayasan Cendekia Harapan, para guru pendamping, siswa peserta, serta masyarakat yang menjadi keluarga tempat tinggal para siswa selama kegiatan berlangsung.
Program CH Secondary Live In merupakan kegiatan pembelajaran di luar kelas yang bertujuan memberikan pengalaman nyata kepada para siswa untuk mengenal kehidupan masyarakat pedesaan, memahami nilai-nilai kebersamaan, serta belajar langsung mengenai budaya, adat istiadat, dan kehidupan sosial masyarakat Bali. Selama tiga hari, para siswa akan tinggal bersama keluarga angkat yang telah ditentukan oleh pihak yayasan dan guru pendamping, sehingga mereka dapat merasakan kehidupan sehari-hari layaknya anggota keluarga di Desa Taman.
Acara diawali dengan sambutan dari panitia penyelenggara yang menjelaskan tujuan, rangkaian kegiatan, serta harapan dari pelaksanaan program Live In. Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran akademik, tetapi juga merupakan sarana pembentukan karakter, kemandirian, kepedulian sosial, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Panitia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Taman beserta seluruh masyarakat yang telah membuka pintu dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan dari masyarakat menjadi faktor penting agar para siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang bermakna dan memberikan kesan positif selama berada di Desa Taman.
Mewakili Pemerintah Desa Taman, Sekretaris Desa menyampaikan sambutan sekaligus ucapan selamat datang kepada seluruh peserta. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga karena Desa Taman kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan program pendidikan berbasis pengalaman langsung seperti CH Secondary Live In.
Beliau menjelaskan bahwa Desa Taman merupakan desa yang masih memegang teguh nilai-nilai budaya Bali, semangat gotong royong, dan kehidupan sosial yang harmonis. Masyarakat Desa Taman dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama serta tetap menjaga tradisi yang diwariskan oleh para leluhur.
Sekretaris Desa juga mengajak seluruh siswa untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Menurutnya, pengalaman tinggal bersama masyarakat akan memberikan pelajaran yang tidak selalu dapat diperoleh di ruang kelas. Para siswa diharapkan dapat belajar mengenai kehidupan masyarakat, menghargai perbedaan budaya, memahami pentingnya kerja sama, serta menumbuhkan rasa empati terhadap kehidupan sosial di lingkungan pedesaan.
Selain itu, beliau berharap seluruh peserta dapat menjaga sikap, menghormati adat istiadat setempat, menaati aturan keluarga tempat tinggal, serta menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat selama mengikuti kegiatan.
Setelah sambutan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para siswa diberikan kesempatan untuk berbagi kesan pertama mereka setelah tiba di Desa Taman. Sebagian besar peserta mengaku merasa senang atas sambutan yang begitu ramah dari masyarakat dan Pemerintah Desa.
Beberapa siswa juga mengungkapkan rasa penasaran mengenai kehidupan masyarakat Bali, kegiatan adat, pola kehidupan sehari-hari, hingga aktivitas pertanian yang menjadi salah satu mata pencaharian warga. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang dijawab langsung oleh Sekretaris Desa, perangkat desa, maupun para Kelian Dinas yang hadir.
Pada kesempatan tersebut, para siswa juga diberikan gambaran mengenai aktivitas yang akan mereka jalani selama tinggal bersama keluarga angkat. Mereka akan mengikuti rutinitas harian keluarga, mulai dari membantu pekerjaan rumah, berinteraksi dengan anggota keluarga, mengenal lingkungan sekitar, hingga mengikuti berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan apabila terdapat agenda yang berlangsung selama masa Live In.
Melalui pengalaman tersebut, para siswa diharapkan mampu memahami bahwa kehidupan bermasyarakat dibangun atas dasar kebersamaan, tanggung jawab, saling menghormati, serta semangat gotong royong. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Desa Taman yang masih terus dijaga hingga saat ini.
Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan, para siswa akan tinggal di rumah-rumah warga yang telah dipilih oleh pihak yayasan berdasarkan berbagai pertimbangan, sehingga setiap peserta memiliki kesempatan untuk merasakan pengalaman hidup bersama keluarga yang berbeda. Pendampingan dari guru tetap dilakukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan baik, aman, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Program Live In ini tidak hanya memberikan manfaat bagi para siswa, tetapi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat Desa Taman untuk berbagi pengalaman, memperkenalkan budaya lokal, serta menunjukkan kehidupan masyarakat Bali yang menjunjung tinggi nilai kekeluargaan. Interaksi yang terjalin antara siswa dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan hubungan yang baik sekaligus memperluas wawasan kedua belah pihak.
Pemerintah Desa Taman menyambut positif pelaksanaan kegiatan ini karena sejalan dengan upaya memperkenalkan potensi desa kepada generasi muda. Melalui pengalaman tinggal langsung di tengah masyarakat, para siswa akan mengenal lebih dekat kehidupan sosial, budaya, tradisi, serta nilai-nilai lokal yang menjadi identitas Desa Taman.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi media promosi yang efektif bagi Desa Taman. Setelah kembali ke daerah asal masing-masing, para siswa diharapkan dapat menjadi duta kecil yang menceritakan pengalaman mereka selama berada di Desa Taman kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekolah. Cerita, pengalaman, dan kesan positif yang mereka bagikan akan menjadi bentuk promosi yang bernilai dalam memperkenalkan Desa Taman kepada masyarakat yang lebih luas.
Program seperti CH Secondary Live In membuktikan bahwa proses pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata di tengah kehidupan masyarakat. Belajar tentang toleransi, budaya, kerja sama, kepedulian sosial, dan kehidupan bermasyarakat merupakan bekal penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berwawasan luas dan memiliki rasa empati yang tinggi.
Pemerintah Desa Taman berharap kerja sama yang baik dengan Yayasan Cendekia Harapan dapat terus berlanjut pada masa mendatang. Kegiatan serupa diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya memberikan manfaat bagi para siswa, tetapi juga mendukung pengembangan Desa Taman sebagai desa yang terbuka terhadap kegiatan pendidikan, sosial, dan pengembangan karakter generasi muda.
Dengan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan nilai-nilai Tri Hita Karana, Desa Taman menyambut setiap tamu sebagai bagian dari keluarga besar desa. Kehadiran para siswa CH Secondary Live In menjadi momentum yang berharga untuk mempererat hubungan antara dunia pendidikan dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan Desa Taman sebagai desa yang kaya akan budaya, keramahan masyarakat, serta nilai-nilai kehidupan yang patut dipelajari dan dilestarikan.



